KANDAWAI TOPURAK from BANDAU LAND


Segugusan waktu telah pergi berlalu, Kadang-kala tiada ku pamitkan pesan- memang pun ,sengaja ku melalaikan.

Sepotong hari tanpa menyalami ku - hadir bersama satu sudut ruang, di mana kau berada bagai merenung senja berlalu sepi aku keheningan

barangkali kerana lalai ku juga, maka hari pun mengalpakan duka ku, melanggar aku dengan sekawanan resah, yang pernah ku lipat dalam harian berlalu

keberadaan mu menyedarkan aku - iya, di dada ku masih ada lagi kerinduan kepada mu.
26.02.2005 : 11.55 am



Yang Dihargai Selalu

Kelab Maya Sastera Sabah
(Dimana Saya Bermula)
Kak Ony
(SumurMahmudah)
Sifu Rem
(NakedClimatologist)
Kak Lenny
(DariBawahBayu)
ABM Fajeer
(TamanSiber-WARISAN)
HasyudaAbadi
(SayapJelita)


Blog Penulis/Penyair Lain

Azmah Nordin
Dato Kemala
Dino Umahuk
Sumpitt
PENYAIR MALAYSIA


Teman Blog

PuteriEzza
Barambang
C Ungu( yanak momogun)
RoSE( RombituoN)
Ixora ( cute..^_^ )



"PUISI adalah sebuah mitos kecil tentang kemampuan manusia untuk membuat hidupnya bermakna. Puisi, pada akhirnya, bukan sesuatu yang kita lihat. Yang lebih tepat, puisi adalah cahaya yang membuat kita melihat sesuatu lebih jelas dan sesuatu itu adalah hidup. PADA akhirnya, seorang penyair mungkin lebih takut kepada seorang dogmatis daripada seorang sentimentalis. Yang pertama, ingin mengekstrak pesan dari puisi lalu mencampakkan puisinya, sedangkan yang kedua adalah orang yang berkata, "Oh, tolong biarkan saja saya menikmati puisi apa adanya”
Robert Penn Sudarmo


Pautan Lain..

E-Sastera
(SasteraDalamInternet)
EnidBlyton
(zaman sia still a little budak, sia suka buku tulisan dia-Siri Misteri)




SAJAK
Sawang Labah-labah
Memadam Sebuah Nama
Penghujung Januari
Abstrak
Bunga
Dewasa
KasutLevisKu
HitamPutih
Bersunyi Di Tebing Malam
Bila Lagi Kita Akan Bertemu?
Anjing Gagalon
Friday Afternoon
Cinta Dulu Dan Sekarang
Mahu Bercakap Sama Tuhan
Kandawai Topurak



Cerita Dulu-dulu
Black Suwet
Suatu petang melihat Pakcik
Saturday Morning
Bila Kak Ony menjual pantun
Dimensi baru untuk aku



Suspen Sikit
Nah! Terkejut?



MUSIM BIRU
Sad girl, dont cry
   

<< December 2006 >>
Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat
 01 02
03 04 05 06 07 08 09
10 11 12 13 14 15 16
17 18 19 20 21 22 23
24 25 26 27 28 29 30
31


If you want to be updated on this weblog Enter your email here:



rss feed



Dec 20, 2006
Bila Lagi Kita Akan Bertemu?

 

 

Kalau boleh ku turutkan inginku

Ku minta yang sedang-sedang saja

Membaca perasaan mu

Dibalik ayat-ayat terpilih

Yang terbit pada bibir mu.

 

Kalau boleh kau turutkan inginmu

Mintalah yang biasa-biasa saja

Dengar-dengar tentang aku

Di balik ketawa-ketawa ku

Yang lahir dari gurauan kita.

 

Di tengah kejauhan jarak ini

Aku tuliskan puisi rindu untuk mu

Tapi bukan puisi memohon dicintai

Oleh mu.

 

Di tengah kejauhan jarak kita ini

Kau utuskan ingatan yang bertali-tali

Tapi jangan ingatan yang hendak dimatikan

Oleh ku.

 

Saat demi saat menitis

Sampai penuh menjadi seminit

Sampai melimpah menjadi sejam.Sejam.

Lalu sehari.

 

Aduhailah

Lambat sungguh hari berlalu

Lambat sungguh besok menjelma

Lambat sungguh sebuah tanya ini terjawab

 

Bila lagi kita akan bertemu?

Posted at 09:36 pm by nurul78

AWAN TERPILU
January 23, 2009   06:12 AM PST
 
BESTLAH.....KAK SUKA!

BILA LAGI KITA AKAN BERTEMU???
TAK TAU BAGAIMANA KITA HADAPI NANTI

ADAKAH DGN KERINDUAN....
ADAKAH DGN KEGEMBIRAAN......
ADAKAH DGN GURAU SENDA KITA DULU...............

ATAU PUN

MUNGKINKAH INILAH PENGHUJUNGNYA.........

MOGA PERTEMUAN ITU NANTI MENJADI NOSTALGIA INDAH KITA DI HARI TUA......
ony
December 24, 2006   11:49 PM PST
 

Bertemu dalam ingatan
bertemu dalam impian
bertemu dengan harapan.

Jangan pisahkan jiwa
dari rindu penuh rahsia
dalam gigil kasih meronta!

Sampaikan.
 

Leave a Comment:

Name


Homepage (optional)


Comments




Previous Entry Home Next Entry